MAROS,virantara.com — 4.10.2026.Proyek pemeliharaan berkala jaringan irigasi Saluran Sekunder D.1 Bantimurung, khususnya di Saluran Sekunder Tekolabbua, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mendapat apresiasi dari Pemerhati Hukum dan Lingkungan Hidup (PHLH) Kabupaten Maros.
Kegiatan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp141.950.000 dan dikerjakan oleh CV Sukses Daffa Mandiri.
Sekjen PHLH Pemerhati Hukum dan Lingkungan Hidup Kabupaten Maros, Hamzah, mengapresiasi pelaksanaan pemeliharaan tersebut. Menurutnya, pengerukan saluran merupakan langkah positif dan penting dilakukan, terlebih sebelum memasuki musim hujan.
“Ini langkah yang baik karena kondisi saluran sudah mengalami pendangkalan. Karena itu, pengerukan memang harus segera dilakukan agar fungsi saluran irigasi dapat kembali optimal,” ujar Hamzah.
Ia menilai pemeliharaan saluran irigasi secara berkala sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi air, khususnya bagi masyarakat dan sektor pertanian di wilayah yang mendapatkan manfaat dari jaringan irigasi tersebut.
Terkait material hasil pengerukan atau timbunan yang berada di lokasi kegiatan, Hamzah menyampaikan bahwa masyarakat pada prinsipnya dapat memanfaatkannya sepanjang mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
“Menurut saya, siapa pun yang membutuhkan hasil timbunan tersebut dapat mengambilnya, sepanjang menyiapkan armada sendiri dan melakukan pengambilan secara mandiri sesuai ketentuan yang ada,” katanya.
Hamzah juga berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jaringan irigasi tersebut dengan melanjutkan pengerukan hingga bagian hulu dan hilir.
“Kami berharap pengerukan tidak hanya dilakukan pada titik tertentu, tetapi dapat dituntaskan sampai hulu dan hilir. Kalau memungkinkan, anggarannya juga dapat ditambah sehingga penanganannya bisa lebih maksimal,” harapnya.
Ia menambahkan, pemeliharaan jaringan irigasi secara berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menjaga fungsi saluran dan mendukung kebutuhan air untuk pertanian.
Pelaksanaan proyek pemeliharaan berkala ini pun diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga infrastruktur irigasi agar tetap berfungsi dengan baik serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Maros.
Tim



